M&a là gì

      55
Jakarta -

KPK terus mengusut dugaan suap terhadap penyidiknya dari Polri, AKPhường Stepanus Robin Pattuju. Terbaru, KPK memeriksa Wali Kota (Walkot) Cimahi nonaktif Ajay M Priatmãng cầu terkait dugaan suap ke AKPhường. Robin.

Bạn đang xem: M&a là gì


Ali menegaskan KPK terus menelusuri berbagai informasi mê dugaan penerimaan uang oleh AKP.. Robin. Dia menyebut KPK masih mengusut siapa saja pihak lain yang diduga turut bermain mengatasnamakan penyidik KPK.


"KPK terus mendalangươi setiap informaham mê terkait adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka SRPhường maupun pihak-pihak lain yang mengatasnamakan penyidik KPK dengan dalih dapat membantu penyelesaian perkara di KPK," ujarnya.

Ajay M Priatmãng cầu sebelumnya sempat mengaku dimintai uang oleh pria yang mengaku petugas KPK. Ajay kemudian diduga menyuruh Sekda Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan untuk mengumpulkan uang.


Keterangan tersebut muncul saat sidang lanjuchảy kasus dugaan suap terhadap Ajay yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (19/4). Dalam persidangan itu, Dikdik awalnya ditanya oleh tim kuasa hukum Ajay terkait dugaan perintah mengumpulkan uang dengan sukarela.

Xem thêm: 5+ Cách Lấy Lại Facebook Bị Vô Hiệu Hóa Nhanh Chóng, Thành Công

Dikdik mengatakan pengumpulan uang tersebut dilakukan lantaran, berdasarkan penuturan Ajay, adomain authority pria yang mengaku petugas KPK datang dan meminta sejumlah uang kepada Ajay. Seukhông nên persidangan, Ajay membenarkan adanya oknum mengaku petugas KPK yang mendatangi dan meminta sejumlah uang. Ajay menyebut pria mengaku petugas KPK yang mendatanginya itu bernama Roni.

Menurut Ajay, kedatangan Roni itu terjadi saat ramai isu Aa Umbara diperiksa kairã kasus bansos COVID-19. Pria mengaku petugas KPK itu meminta uang Rp 5 miliar.


"Kebetulan saat itu daerah sebelah kami (Kabupaten Bandung Barat) tengah hangat-hangatnya diperiksa KPK soal kasus bansos (COVID). Dia datang ke kangươi bilang urusan bansos, dia minta Rp 5 miliar. Namun saya bilang, kalau segitu, silakan Bapak-bapak periksa siapage authority pun boleh," tutur Ajay.

Sementara itu, AKPhường Robin merupakan tersangka kasus suap dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Robin diduga menerima uang dari M Syahrial sebesar Rp 1,3 miliar.

Xem thêm: App Review: Grab - Airport Food Ordering

Uang itu diduga diberikan agar Robin membantu Syahrial dalam perkara yang sedang diproses KPK. Robin diduga menerima uang agar menyetop penyelidikan dugaan kasus korupđắm say di Pemkot Tanjungbalai.

Simak đoạn phim "Kasus Suap Penyidik KPK, Eks Jubir Febri Diansyah Ingatkan Kasus Lama":


Chuyên mục: Digital Marketing